Thursday, May 12, 2016

Efek samping imunisasi Campak

Sebenarnya bayi sudah mendapatkan kekebalan alamiah campak dari ibunya. Namun seiring bertambahnya usia khususnya setelah usia 9 bulan, antibodi dari ibunya semakin menurun sehingga butuh antibodi tambahan lewat pemberian vaksin campak. Apalagi penyakit campak mudah menular, dan mereka yang daya tahan tubuhnya lemah gampang sekali terserang penyakit yang disebabkan virus Morbili ini. Untungnya campak hanya diderita sekali seumur hidup. Bila seseorang anak terkena campak, setelah itu biasanya tak akan terkena lagi. Penyakit Campak (measles) adalah suatu infeksi virus yang sangat menular, yang ditandai dengan demam, batuk, konjungtivitis (peradangan selaput ikat mata/konjungtiva) dan ruam kulit. Penyakit ini disebabkan karena infeksi virus campak golonganParamixovirus.
Penularan infeksi terjadi karena menghirup percikan ludah penderita campak. Penderita bisa menularkan infeksi ini dalam waktu 2-4 hari sebelum rimbulnya ruam kulit dan 4 hari setelah ruam kulit ada. Sebelum vaksinasi campak digunakan secara meluas, wabah campak terjadi setiap 2-3 tahun, terutama pada anak-anak usia pra-sekolah dan anak-anak SD. Jika seseorang pernah menderita campak, maka seumur hidupnya biasanya dia akan kebal terhadap penyakit ini.
Vaksin Campak
  • Vaksin campak adalah vaksin virus hidup yang dilemahkan, merupakan vaksin beku kering berwarna kekuningan pada vial gelas, yang harus dilarutkan hanya dengan pelarut vaksin campak kering produksi PT Bio Farma yang telah disediakan secara terpisah. Vaksin campak ini berupa serbuk injeksi.
  • Pemberian: Usia dan Jumlah Pemberian Sebanyak 2 kali; 1 kali di usia 9 bulan, 1 kali di usia 6 tahun. Dianjurkan, pemberian campak ke-1 sesuai jadwal. Selain karena antibodi dari ibu sudah menurun di usia 9 bulan, penyakit campak umumnya menyerang anak usia balita. Jika sampai 12 bulan belum mendapatkan imunisasi campak, maka pada usia 12 bulan harus diimunisasi MMR (Measles Mump Rubella).
  • Komposisi vaksin campak Tiap dosis (0,5 mL) vaksin yang sudah dilarutkan mengandung: Zat aktif: Virus Campak strain CAM 70 tidak kurang dari 1.000 CCID50,
    dan CCID50 = Cell Culture Infective Dose 50. Zat tambahan yang terkandung Kanamisin sulfat tidak lebih dari 100 mcg, Eritromisin tidak lebih dari 30 mcg
    dan Pelarut mengandung Air untuk injeksi
  • Indikasi Vaksin digunakan untuk pencegahan terhadap penyakit campak.
  • Cara Kerja Obat: Merangsang tubuh membentuk antibodi untuk memberi perlindungan terhadap infeksi penyakit campak.
  • Posologi:  Vaksin dilarutkan dengan pelarut vak- sin campak kering produksi PT Bio Farma sebanyak 5 mL pada setiap vial.10 dosis dan 10 mL pada setiap vial 20 dosis. Imunisasi campak terdiri dari satu dosis tunggal 0,5 mL disuntikan secara subkutan pada lengan bagian atas setelah dilarutkan dengan pelarutnya, diberikan pada anak umur 9 bulan. Dalam keadaan wabah imunisasi dapat diberikan mulai umur 6 bulan disusul dengan suntikan ulangan 6 bulan kemudian dengan 1 dosis 0,5 mL secara subkutan.
  • Efek Samping:  Vaksin campak dapat mengakibatkan sakit ringan dan bengkak pada lokasi suntikan, yang terjadi 24 jam setelah vaksinasi. Pada 5-15 % kasus terjadi demam (selama 1-2 hari), biasanya 8-10 hari setelah vaksinasi. Pada 2 % terjadi kasus kemerahan (selama 2 hari), biasanya 7-10 hari setelah vaksinasi. Kasus ensefalitis pernah dilaporkan terjadi (perbandingan 1/1.000.000 dosis), kejang demam (perbandingan 1/3000 dosis ).
  • KONTRAINDIKASI: Terdapat beberapa kontraindikasi pada pemberian vaksin campak. Hal ini sangat penting, khususnya untuk imunisasi pada anak penderita malnutrisi. Vaksin ini sebaiknya tidak diberikan bagi; orang yang alergi terhadap dosis vaksin campak sebelumnya, wanita hamil karena efek vaksin campak terhadap janin belum diketahui; orang yang alergi berat terhadap kanamisin dan eritromisin, anak dengan infeksi akut disertai demam, anak dengan defisiensi sistem kekebalan, anak dengan pengobatan intensif yang bersifat imunosupresif, anak yang mempunyai ke- rentanan tinggi terhadap protein telur.
  • INTERAKSI OBAT: Tidak ada interaksi obat
  • PERINGATAN & PERHATIAN: Hindarkan vaksin dari sinar matahari langsung karena vaksin campak sensi- tif terhadap sinar ultraviolet. Vaksin hanya boleh disuntikkan secara subkutan, tidak boleh secara intravena. Bila anak telah diberikan imunoglobu- lin atau transfusi darah maka imunisasi harus ditangguhkan paling sedikit 3 bulan. Setelah imunisasi, tes tuberkulin pada anak harus ditangguhkan sampai 2 bulan karena mungkin terjadi reaksi negatif palsu. Perhatikan petunjuk pemakaian vaksin
  • PENYIMPANAN Vaksin campak beku kering disimpan pada suhu antara +2°C s/d +8°C.Vial vaksin dan pelarut harus dikirim bersamaan, tetapi pelarut tidak boleh dibekukan dan disimpan pada suhu kamar. Vaksin harus terlindung dari cahaya. Waktu daluarsa 2 tahun. Vaksin campak yang sudah dilarutkan, sebaiknya digunakan segera, paling lambat 6 jam setelah dilarutkan, apabila masih bersisa maka harus dimusnahkan.
  • KEMASAN Dus : 10 vial @ 10 dosis + Pelarut Campak Dus @ 10 ampul @ 5 mL Dus : 10 vial @ 20 dosis + Pelarut Campak Dus @ 10 ampul @ 10 mL

Saturday, April 30, 2016

Buah Hati

Hampir satu tahun lamanya aku terakhir posting tentang persiapan pernikahan. Alhamdulillah, sekarang aku telah dikaruniai putri cantik yang lahir pada hari Senin, 08 Februari 2016. Usia putriku kini akan memasuki usia 3 bulan.
Alhamdulillah sampai saat ini putriku selalu sehat dengan Asi yang cukup. Ketika mendapatkan vaksin pentabiopun demam hanya berlangsung kurang dari 24 jam. Kekuatan Asi sungguh luar biasa.
Kini putriku, tengah mengalami hidung meler. Entah penyebabnya apa, namun diperkirakan ini reaksi alergi karena tanpa disertai demam. Kondisi seperti ini, aku tidak melirik obat tradisional mau pun kimia. Aku hanya fokus memberikan ASI saja pada putriku. Alhasil, sampai hari ini ia tidak terlalu terganggu terhadap kondisi yang dialaminya.

Tuesday, March 3, 2015

Perjalanan Ku Menuju Pernikahan

Memiliki pendamping hidup adalah keinginan lumrah bagi setiap makhluk di bumi ini, begitu pun diriku.
Saat ini, aku tengah menjalani proses nikah Batalyon. Kenapa nikah Batalyon? bukan kah cukup dengan akad dan resepsi?! Ya, calon suamiku adalah seorang Tentara. oleh karena itu, sesuai dengan peraturan di TNI,seorang prajurit menikah berdasarkan ketentuan yang berlaku di TNI.

My lucky days ^_^ *_*

^_^ *_*
Hari-hari dengan harapan-harapan tak tentu tapi pasti...
Minggu ini aku lagi nyiapin mental buat ngadep ke komandan calon suamiku....
start Selasa, 10 Februari 2015 sampai sekarang Rabu, 04 Maret 2015. Alhamdulillah, besok mulai menghadap.... ^_^
fyuuuh.... lelah....? bukan lelah sih... soalnya aku masih merasa senang... jadi, apa doooong? :D
kawaaan... tau ngga kamu, berapa banyak surat-surat yang harus disiapin termasuk legalisiran surat-surat berharga???? banyak bangeeeeeeuuuut...... tapi,,, ngga juga.... lumayan lah....
Nih, aku share,,, apa aja yang aku siapin buat persyaratan nikah kantor dengan prajurit TNI AD:
  1. Surat izin nikah
  2. Permohonan izin nikah
  3. SPPPA dari BINTAL (BINTALDAM)
  4. Surat pernyataan tidak cerai
  5. Surat keterangan personalia
  6. Surat kesanggupan calon isteri
  7. Surat persetujuan orang tua
  8. Surat keterangan kesehatan dari KESDAM
  9. Surat keterangan belum nikah dari Desa
  10. Surat keterangan berdomisili dari Desa
  11. Surat keterangan kelakuan baik calon isteri (POLRES), Photo copy 9 Lb (legalisir)
  12. Surat keterangan kelakuan baik Ayah (POLRES), Photo copy 9 Lb (legalisir)
  13. Surat keterangan kelakuan baik Ibu (POLRES) , Photo copy 9 Lb (legalisir)
  14. Surat bersih diri calon isteri dan orang tua dari KORAMIL
  15. Ijazah terakhir calon isteri, Photo copy 9 Lb (legalisir)
  16. Akta kelahiran calon isteri, Photo copy 9 Lb (legalisir)
  17. LITPERS dari SINTEL (SINTELDAM)
  18. Photo 6x9 berdampingan (berwarna) calon suami sebelah kanan 10 Lb
  19. Photo 4x6 calon suami sendiri memkai pakaian PDH (Berwarna) 5 Lb
  20. Photo 4x6 calon isteri memakai pakaian PERSIT tanpa lencana (berwarna) 5 Lb
  21. Photo copy KTP calon isteri (legalisir)  9 Lb
  22. Photo copy KTP Ayah (legalisir)  9 Lb
  23. Photo copy KTP Ibu (legalisir)  9 Lb
  24. Map kuning 8 buah
  25. N1, N2, N4 dari Desa.
Walaupun terasa lelah, tapi semuanya menyenangkan... apa lagi setiap langkah didampingi calon imam....
Subhannallah,,, kebahagian berlimpah... Aamiin...


Rencananya besok 05 Februari 2015, aku dan calon suamiku akan menghadap ke komandan... dan kepala-kepala lainnya di kesatuan yang harus kami hadapi.
Ya Allah... lancarkan lah semuanya..... Aamiin, aku serahkan semuanya padaMu...

see you next post... ^_^


Wednesday, August 20, 2014

Belanja Buku Kesehatan

Rajin-rajinlah membaca jika kamu ingin menjadi orang yang super tahu......
Ok, kawan..... aku cuman mau nawarin buku-buku kesehatan aja... kalo temen-temenku ini mau gampang dapetin buku dengan harga pas, bisa posting disini...

Saturday, June 14, 2014

Subhannallah... udah lama banget aku ngga nongkrongin ini blog..
apa boleh buat, ini semua terjadi karena kekurangan dan keterbatasanku...
Tapi ya sudah lah.... yang penting sekarang udah bisa lagi berlayar di sini... wkwkwkwk... :-D

Thursday, June 28, 2012

POKSI BIDAN


Poksi bidan
1.          Melakysanakan askeb pada ibu hamil
2.          Melakukan asuhan fisiologi pada bulin (PNC)
3.          Menyelenggarakan pelayan terhadap BBL
4.          Mengupayakan kerja sama kemitraan dengan dukun bersalin di wiljaPKM
5.          Memberikan edukasi melalui penyuluhan kespro dan kebidanan
6.          Melaksanakan pelayanan KB pada WUS
7.          Melakukan pelacakan dan pelayanan rujukan pada bumil risti
8.          Mengupayakan diskusi audit maternal perinatal atau AMP bila ada kasus kematian ibu dan bayi
9.          Melaksanakanan mekanisme pencatatan dan pelaporan terpadu pelayanan PKM

Friday, June 15, 2012

menyambut datangMU

bulan lebih baik dari seribu bulan.....
beberapa puluh hari lagi bulan yang ditunggu-tunggu Umat Muslin akan tiba....

Distosia karena Kelainan Letak dan Bentuk Janin

Posisi oksiput posterior persistens
Etiologi: (Sarwono, 2007: 595 - 597)
  1. posisi oksiput posterior persistens
  2. otot-otot dasar panggul
  3. kepala janin yang kecil dan bulat  
Mekanisme Persalinan:
persalinan pada  posisi oksiput posterior persistens dapat berlangsung spontan dengan syarat hubungan antara panggul dengan kepala janin cukup longgar. kepala janin akan lahir dengan muka dibawah simfisis.
mekanismenya yakni: kepala mencapai dasar panggul dan ubun-ubun besar (sebagai hipomoklion) berada dibawah simfisis, oksiput akan lahir melalui perineum, diikuti bagian kepala lainnya. kelahiran janin dengan ubun-ubun kecil dibelakang akan menyebabkan kerusakan pada vagina dan perineum karena regangan yang berlebih yang disebabkan kepala janin yang sudak fleksi maksimal tidak dapat menambak fleksinya lagi. terkadang fleksi kepala tidak dapat maksimal, hingga kepala lahir melalui pintu bawah panggul dengan sirkumferensia fronto-oksipitalis yang lebih besar dibandingkan dengan sirkumferensia suboksipito-breghmatika.

Prognosis:
persalinan umumnya berlangsung lama, kemungkinan terjadi kerusakan jalan lahir lebih besar, kematian perinatal lebih tinggi bila dibandingkan dengan keadaan ubun-ubun kecil berada didepan.

Penanganan:
Jangan sendiri, lakukan kolaborasi dengan tenaga medis lain.
dalam menghadapi persalinan dengan ubun-ubun kecil di belakang sebaiknya dilakukan pengawasan persalinan dengan harapan terjadi persalinan spontan. tindakan untuk mempercepat persalinan di lakukan jika kala II terlalu lama (ingat teori lama kala II pada primi, multi, grande) atau terjadi tanda bahaya pada janin.
ekstrasi cunam lebih mudah jika ubun-ubun kecil berada di depan maka pastikan apakah ubun-ubun kecil dapat diputar ke depan dengan tangan penolong yang dimasukan ke dalam vagina tau oleh cunam. jika sulit, lakukan episiotomi medio lateral yang cukup luas.
Pada presentasi belakang kepala, kadang kala II mengalami kemacetan dengan kepala janin berada di dasar panggul dan posisi ubun-ubun kecil melintang. keadaan ini dinamakan posisi lintang tetap rendah (deep transverse arrest). 


Presentasi Puncak Kepala

Friday, May 25, 2012

pasien aku sekarang primi 20 tahun. jam 15.00 kemarin tgl 25 Mei 2012 pembukaannya 1 cm, jam 05.00 tadi udah 3 cm. kira-kira lahir jam berapa yah..... kita tunggu perkembangannya....

Friday, May 11, 2012

Bengkak Vulva

11 Mei 2012
hari ini di BPM tempat aku praktek ada pasien G1P0A0 parturient aterm 38 mgg dg bengkak vulva, kondisi ibu dan janin baik. pembukaan lengkap, ketuban utuh, penurunan kepala station -1.
pas dateng jam 11 vulvanya emang udah bengkak (aku yang periksa dalam juga), pasdiliyat lagi jam 3 sore, bengkaknya nambah.... jadi inget kasus yang di RS X..... bengkak vulvanya gede banget... aku lupa namanya apa.... takutnya pasien disini juga kayak gitu... penanganan buat yang kayak gituan aku belom tau... nanya dr Sp.OG, gag ada yang kenal....

Monday, March 26, 2012

SITUGNA
menjengkelkan...... aku nyari-nyari yang namanya SITUGNA halaman WEB, gag nemu-nemu.... pengennya apa sih???? kesel... >_<
SITUGNA tuh sebuah kepanjangan.... tapi aku gag tau apa.... Suhu kulIT Gerak NAfas???... tapi katanya bukan...... 
ya terus... kalo bukan.. apa dooong.... dari jan 23.40 mpe 01.28 WIB aku belum juga dapet teori SITUGNA.... nyebelin bangetkan..... jam segini bukannya ngantuk malah aku gag bisa tidur karena masih penasaran ama yang namanya SITUGNA..... come on.... ada yang tahu??? ada yang bisa bantu??? i need help...
aku tahunya APGAR (Appearance Pulse Grimace Activity Respiration/ American Pediatric Gross Assesment Record) sedangankan SITUGNA???? apa itu?!!!.... 
atau bisa jadi yang di maksud SITUGNA itu  Skin Tangisan Gerakan Nafas.....

Monday, January 30, 2012

Latihan
1.       Dinas kesehatan di kabupaten x melaporkan bahwa rata-rata berat bayi saat lahir tahun lalu adalah 3.100 gram dengan standar deviasi 300 gram. Kepala dinas kesehatan ingin menguji apakah ada perbedaan rata-rata berat bayi antara tahun lalu dengan saat ini. Untuk menguji hal  tersebut kemudian di ambil sampel sebanyak 100 bayi dan diperoleh rata-rata 3.165 gram. Coba anda buktikan apakah ada perbedaan mean berat bayi antara tahun lalu dengan saat ini, dengan alpha 5 %!
2.       Seorang kepala puskesmas menyatakan bahwa rata-rata perhari jumlah kunjungan pasiennya adalah 50 orang. Untuk membuktikan pernyataan tersebut, kemudian diambil sampel random sebanyak 20 hari kerja dan di peroleh rata-rata 45 orang dengan standar deviasi  8 orang. Coba anda buktikan apakah benar pernyataan kepala puskesmas tersebut dengan alpha 5 % !
3.       Dari hasil survei tahun lalu di kabupaten x di laporkan bahwa 30 % remaja merokok. Kemudian pada saat ini dilakukan survei pada 200 remaja , dan ternyata 75 remaja merokok. Buktikan apakah persentase remaja merokok tahun ini lebih banyak di bandingkan dengan tahun lalu !

SUMBER
Buku Statistik Kesehatan karangan Sutanto Priohastono & luknis Sabri

Monday, November 21, 2011

BIOSTATISTIK

•  Pengertian Statistika 

Definisi Statistik

Statistik adalah kumpulan data yang bisa memberikan gambaran tentang suatu keadaan 

Definisi Statistika

Statistika adalah ilmu yang mempelajari statistik, yaitu ilmu yang mempelajari bagaimana caranya mengumpulkan data, mengolah data, menyajikan data, menganalisis data, membuat kesimpulan dari hasil analisis data dan mengambil keputusan berdasarkan hasil kesimpulan.
 

Pembagian Statistika

1. Statistika Deskriptif
Statistika deskriptif adalah statistika yang mempelajari bagaimana caranya mengumpulkan data, mengolah data, menyajikan data, menganalisis data
2. Statistika Induktif (Inferens)
Statistika inferens adalah statistika yang mempelajari bagaimana caranya mengumpulkan data, mengolah data, menyajikan data, menganalisis data, membuat kesimpulan dan mengambil keputusan
 

Kegunaan Statistika

Statistika dipelajari di berbagai bidang ilmu karena statistika adalah sekumpulan alat analisis data yang dapat membantu pengambil keputusan untuk mengambil keputusan berdasarkan hasil kesimpulan pada analisis data dari data yang di kumpulkan. Selain itu juga dengan statistika kita bisa meramalkan keadaan yang akan datang berdasakan data masa lalu.
 

•  Populasi dan Sampel

Definisi Populasi
Populasi adalah keseluruhan dari objek penelitian
 
Definisi Sampel
Sampel adalah bagian dari populasi
 
Sampel yang baik adalah sampel yang representatif, yaitu sampel yang dapat mewakili populasinya. Agar representatif, maka pengambilan sampel dari populasi harus menggunakan teknik pengambilan sampel (sampling) yang benar.
 
Ada 2 teknik pengambilan sampel :
1. Teknik sampling berdasarkan peluang.
Teknik sampling berdasarkan peluang adalah sebuah teknik pengambilan sampel dimana setiap unit observasi dalam populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel.
Ada 3 teknik sampling berdasarkan peluang :
•  Sampling Acak Sederhana
Sampling acak sederhana adalah teknik pengambilan sampel dimana sampel diambil berdasarkan tabel bilangan acak
•  Sampling Klasifikasi
Sampling klasifikasi adalah sebuah teknik pengambilan sampel dimana populasi terlebih dahulu di bagi-bagi menjadi sub-sub populasi yang antar sub populasi homogen. Karena sub populasi homogen, salah satu sub populasi diambil sebagai sampel
•  Sampling Stratifikasi
Sampling stratifikasi adalah sebuah teknik pengambilan sampel dimana populasi terlebih dahulu di bagi-bagi menjadi sub-sub populasi yang antar sub populasi heterogen. Karena sub populasi heterogen, pada setiap sub polulasi ada yang diambil sebagai sampel

2. Teknik sampling tidak berdasarkan peluang
Teknik sampling tidak berdasarkan peluang adalah teknik pengambilan sampel dimana setiap unit observasi dalan populasi tidak mempunyai kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel.
Ada beberapa teknik sampling tidak berdasarkan peluang, diantaranya :
•  Teknik sampling convenience (seadanya)
•  Teknik sampling judgment (pertimbangan)
 
•  Karakteristik
 
Definisi Karakteristik
Karakteristik adalah ciri yang membedakan satu objek penelitian dengan objek penelitian yang lain.
 
Contoh : Jika kita mengamati pipa, maka karakteristik yang bisa kita lihat pada pipa adalah diameternya, ketebalan pipanya, warnanya dan sebagainya.
 
•  Variabel
 
Definisi Variabel
Variabel adalah karakteristik yang menghasilkan pengukuran
Contoh : Diameter pipa adalah variabel karena diameter bisa menghasilkan pengukuran.

Pembagian Variabel

Variabel dapat dibagi berdasarkan :
1. Bentuk
1. Kualitatif : 1. Dichotomous
Adalah variabel yang hasil pengukurannya bukan angka yang terdiri dari 2 katagori
Contoh : Jenis Kelamin
2. Polychotomous
Adalah variabel yang hasil pengukurannya bukan angka yang terdiri dari banyak katagori
Contoh : Pekerjaan
2. Kuantitatif :1. Diskrit
Adalah variabel yang hasil pengukurannya berbentuk angka dan merupakan bilangan diskrit
Contoh : Jumlah Barang
2. Kontinu
Adalah variabel yang hasil pengukurannya berbentuk angka dan merupakan bilangan kontinu
Contoh : Ketebalan Pipa
2. Fungsi
1. Bebas
Adalah variabel yang mempengaruhi variabel yang lain
2. Tak bebas
Adalah variabel yang di pengaruhi oleh variabel yang lain
3. Skala Pengukuran
1. Nominal
Adalah variabel yang hasil pengukurannya menghasilkan data yang nominal
Contoh : variabel Jenis Kelamin
2. Ordinal
Adalah variabel yang hasil pengukurannya menghasilkan data yang ordinal
Contoh : variabel Tingkat Pendidikan
3. Interval
Adalah variabel yang hasil pengukurannya menghasilkan data yang interval
Contoh : variabel Nilai
4. Rasio
Adalah variabel yang hasil pengukurannya menghasilkan data yang rasio
Contoh : variabel Jumlah
•  Data
  Definisi Data
Data adalah hasil pengukuran yang bisa memberikan gambaran suatu keadaan
 

Pembagian Data

Data dapat dibagi berdasarkan :
1. Bentuk
1. Kualitatif
Adalah data yang berbentuk bukan angka
2. Kuantitatif
Adalah data yang berbentuk angka
2. Skala Pengukuran
1. Nominal
Adalah data dimana angka hanya merupakan lambang
Contoh : pada variabel Jenis Kelamin : 1 untuk Laki-laki
2 untuk Perempuan
ket : orang yang mempunyai angka satu tidak lebih kecil dari pada orang yang memilih angka 2
2. Ordinal
Adalah data dimana angka selain sebagai lambang, juga menunjukkan urutan
Contoh : pada variabel Tingkat Pendidikan : 1 SD
2 SMP
3 SMU
4 PT
ket : orang yang mempunyai angka 1 mempunyai tingkat pendidikan yang lebih rendah dari pada orang yang mempunyai angka 2
3. Interval
Adalah data dimana angka adalah angka yang sebenarnya, tetapi tidak mutlak
Contoh : pada variabel Nilai
ket : orang yang mempunyai nilai 80 adalah dua kali lebih baik dari orang yang mempunyai nilai 40, tapi orang yang mempunyai nilai 0 belum tentu kosong
4. Rasio
Adalah data dimana angka adalah angka yang sebenarnya dan mutlak
Contoh : pada variabel jumlah : data yang dihasilkan adalah rasio
3. Jenis
1. Internal
Data internal adalah data yang diambil dari dalam tempat di lakukannya penelitian.
Contoh : Data penjualan perusahaan sendiri
2. Eksternal
Data eksternal adalah data yang diambil dari luar tempat di lakukannya penelitian.
Contoh : Data penjualan perusahaan lain untuk jenis produk yang sama dengan produk perusahaan kita
4. Sumber
1. Primer
Data primer adalah data yang di peroleh langsung dari sumbernya
Contoh : Data hasil kuesioner
2. Sekunder
Data sekunder adalah data yang di peroleh dari hasil pengumpulan orang lain
Contoh : Data yang diambil dari BPS
5. Waktu Pengumpulan
1. Data Cross-section (Acak)
Data acak adalah data yang di ambil pada satu waktu tertentu
Contoh : Jumlah produksi
2. Data Berkala
Data berkala adalah data yang di ambil pada interval waktu tertentu
Contoh : Jumlah produksi perhari selama bulan Januari 2008

Saturday, November 19, 2011

My Diary

19 Nov 2011
Kepala aku pusing... sakit yang jelas,,,, tenggorokan gag nyaman tubuh lemes.... tambah lagi aku meler,,,, yang lebih tepatnya aku lagi flu.... MENYEBALKAN.....

sekilas mengenai obat flu

Obat flu pada umumnya adalah obat tanpa resep dokter yang dapat diperoleh di apotek-apotek dan toko obat berizin. Obat flu umumnya merupakan kombinasi dari beberapa zat aktif, seperti kombinasi-kombinasi dari :
Analgesik/antipiretik + nasal dekongestan
Analgesik/antipretik + nasal dekongestan + antihistamin
Analgesik/antipiretik + nasal dekongestan + antihistamin + antitusif/ekspektoran
Berikut adalah zat aktif yang umumnya terdapat sebagai komponen obat flu : 

1. Analgesik dan antipiretik
Secara umum obat golongan ini mempunyai cara kerja obat yang dapat meringankan rasa sakit dan menurunkan demam. Zat aktif yang memiliki khasiat analgesik sekaligus antipiretik yang lazim digunakan dalam obat flu adalah : parasetamol.

2. Antihistamin
Antihistamin adalah suatu kelompok obat yang dapat berkompetisi melawan histamin, yaitu salah satu mediator dalam tubuh yang dilepas pada saat terjadi reaksi alergi. Zat aktif yang termasuk golongan ini antara lain klorfeniramin maleat, deksklorfeniramin maleat. 

3. Dekongestan hidung
Dekongestan hidung adalah obat yang mempunyai efek mengurangi hidung tersumbat. Obat-obat yang dapat digolongkan sebagai dekongestan hidung antara lain : fenilpropanolamin; fenilefrin, pseudoefedrin dan efedrin. 

4. Ekspektoran dan Mukolitik
Ekspektoran dan mukolitik digunakan untuk batuk berdahak, dimaksudkan untuk mempermudah pengeluaran dahak. Zat aktif yang termasuk ke dalam kelompok ini antara lain gliseril guaiakolat, ammonium klorida, bromheksin. 

5. Antitusif
Antitusif yaitu obat yang bekerja pada susunan saraf pusat menekan pusat batuk dan menaikkan ambang rangsang batuk. Zat aktif yang termasuk antitusif antara lain dekstrometorfan HBr dan difenhidramin HCl (dalam dosis tertentu).

Monday, September 12, 2011

Obat-obatan



TETESAN OKSITOSIN PADA PERSALINAN

 Tetesan oksitosin pada persalinan adalah pemberian oksitosin secara
tetes melalui infus dengan tujuan menimbulkan atau memperkuat his.
Indikasi pemberian oksitosin :1. Mengakhiri kehamilan, 2. Memperkuat kontraksi rahim selama persalinan.
Kontraindikasi pemberian oksitosin : induksi persalinan.
Cara pemberian oksitosin :
  1. Oksitosin tidak diberikan secara oral karena dirusak di dalam
  2. lambung oleh tripsin.
  3. Oksitosin diberikan secara bucal, nasal spray, intramuskuler, dan
    intravena.
  4. Pemberian oksitosin secara intravena (drips/tetesan) banyak
    digunakan karena uterus dirangsang sedikit demi sedikit secara kontinyu
    dan bila perlu infus dapat dihentikan segera.
  5. Pemberian tetesan oksitosin harus dibawah pengawasan yang cermat
    dengan pengamatan pada his dan denyut jantung janin.
Cara pemberian oksitosin dengan janin hidup :
  1. 5 IU oksitosin dalam 500 ml dekstrose 5%. Ini berarti 2 tetesan
  2. mengandung 1 mIU.
  3. Dosis awal 1-2 mIU (2-4 tetes) per menit.
  4. Dosis dinaikkan 2 mIU (4 tetes) per menit setiap 30 menit.
  5. Dosis maksimal 20-40 mIU (40-80 tetes) per menit.
Untuk meningkatkan keberhasilannya bisa dilakukan amniotomi, striping
of the membrane atau menggunakan balon kateter.
Cara pemberian oksitosin dengan janin mati

Teknik I :

  1.  Menggunakan 500 cc ringer laktat (1 botol).
  2. Mula-mula dipakai 10 IU oksitosin dalam 500 cc ringer laktat.
  3. Kecepatan tetesan 20 tetes per menit.
  4. Bila tidak timbul kontraksi yang adekuat, dosis dinaikkan 10 IU tiap
    30 menit tanpa mengubah kecepatan tetesan sampai timbul kontraksi yang
    adekuat dan ini dipertahankan.
  5. Dosis tertinggi yang dipakai 140 IU.
  6. Bila dengan jumlah cairan tersebut (500 cc ringer laktat) tidak
    berhasil maka induksi dianggap gagal.

Teknik II :

Botol I:
1. Mulai dosis 10 IU oksitosin dalam 500 cc ringer laktat.
2. Kecepatan 20 tetes per menit.
3. Bila tidak timbul kontraksi adekuat maka dosis dinaikkan 10 IU
setiap habis 100 CC tanpa mengubah kecepatan tetesan sampai timbul
kontraksi yang adekuat dan ini dipertahankan.
4. Dosis tertinggi yang dipakai dalam botol I 50 IU oksitosin. Bila
belum timbul kontraksi adekuat, langsung dilanjutkan dengan botol II.
Botol II :
1. Mulai dengan dosis 50 IU oksitosin dalam 500 cc ringer laktat.
2. Bila belum timbul kontraksi adekuat maka dosis dinaikkan 20 IU
setiap habis 100 cc tanpa mengubah kecepatan tetesan sampai timbul
kontraksi yang adekuat dan ini dipertahankan.
3. Dosis tertinggi yang dipakai dalam botol II adalah 130 IU oksitosin.
Bila setelah ke-2 botol tersebut kontraksi belum adekuat, induksi
dianggap gagal.
Untuk meningkatkan keberhasilan maka dianjurkan :
1. Pemasangan laminaria sebelumnya (dilatasi serviks).
2. Melakukan amniotomi (bila memungkinkan).
Bila gagal, penderita diistirahatkan dan induksi diulangi lagi keesokan
harinya.
Tetesan oksitosin dosis rendah : persiapan maupun cara pemberian sama
dengan tetesan oksitosin dosis tinggi (teknik I), hanya disini dimulai
dengan dosis oksitosin 5 IU dan bila tidak timbul kontraksi yang
adekuat, dosis dinaikkan 5 IU setiap 30 menit, maksimal 70 IU.
Bila ditemukan water intoxication dengan gejala-gejala seperti
kebingungan, stuporous, kejang dan koma maka tindakan-tindakannya :
- Tetesan segera dihentikan.
- Mengusahakan diuresis secepat dan sebanyaak mungkin.
Sebelum melakukan pemberian tetesan oksitosin terutama pada janin mati
perlu dilakukan pemeriksaan proses pembekuan darah

Tuesday, July 19, 2011

Are You Realy the One
Saat pertama ku jumpa dirimu
Kau sendiri disudut keramaian
Diantara semua yang ada
Hanya kau yang membuatku terpana
*
Semua rasa menjadi satu
Dan jantungku berdetak lebih cepat
Ku tak kuasa menahan gejolak
Cinta pada pandangan pertama
When I closed my eyes
I can get you adopt my mind
Now in my heart
Reff:
Ingin aku mengenalmu saat ini
Ingin menyapamu tapi aku malu
Dan kini hatiku mulai bertanya
Are you really the one
I’ve been searching for
Back to *, Reff:
Tiba-tiba ada yang menghampirimu
Ternyata kau pacar sahabatku
Hancurlah semua harapanku
But you’re still be the one
I’ve been searching for

Krisdayanti

Aku Wanita Biasa
Aku ini wanita biasa
Bisa sakit luka karena cinta
Dingin sepi kerap menyapa
Air mata jatuh lukisan raga
Kadang ku kuat setegar karang
Kadang ku rapuh lemah liar merana
[chorus1]
Maafkan aku bila hasratku keliru
Sulut gairah jiwamu
Ku yang dosakan cinta kekasih
Maafkan aku bila hasratku keliru
Sulut gairah jiwamu
Ku yang dosakan cinta kekasih hatiku
Kekasih hatiku maafkan aku
Aku wanita biasa
Dingin sepi kerap menyapa
Air mata jatuh lukisan raga
Kadang ku kuat setegar karang
Kadang ku rapuh lemah liar merana
[chorus2]
Maafkan aku bila hasratku keliru
Sulut gairah jiwamu
Ku yang dosakan cinta kekasih
Maafkan aku bila hasratku keliru
Sulut gairah jiwamu
Ku yang dosakan cinta kekasih
Hatiku… maafkan aku..

Sheila on seven

Berharap
Aku tak percaya lagi
Dengan apa yang kau beri
Aku terdampar disini
Tersudut menunggu mati
Aku tak percaya lagi
Akan guna matahari
Yang dulu mampu terangi
Sudut gelap hati ini
Aku berhenti berharap
Dan menunggu datang gelap
Sampe nanti suatu saat
Tak ada cinta kudapat
Kenapa ada derita
Bila bahagia tercipta
Kenapa ada sang hitam
Bila putih menyenangkan
ha… ha…
Reff :
Aku pulang….
Tanpa dendam….
Ku terima… kekalahanku…
Aku pulang…
Tanpa dendam…
Kusalut kan .. kemenanganmu…
wow..
Kau ajarkan aku bahagia
Kau ajarkan aku derita
Kau tunjukkan aku bahagia
Kau tunjukkan aku derita
Kau berikan aku bahagia
Kau berikan aku derita..
[female vocal]
ha.. ha.. ha…
[duta]
Aku pulang….
Tanpa dendam….
Ku terima… kekalahanku…
[female vocal]
Rebahkan kalbumu
Lepaskan perlahan
Kau akan mengerti
Semua..
[duta]
Aku berhenti berharap
Dan menunggu datang gelap
Sampai nanti suatu saat
Tak ada cinta kudapat..

Sephia
Hey Sephia
Malam ini ku takkan datang
Mencoba berpaling sayang
Dari cintamu

Hey Sephia
Malam ini ku takkan pulang
Tak usah kau mencari aku
Demi cintamu
Hadapilah ini
Kisah kita takkan abadi

Selamat tidur kekasih gelapku
Oh... Sephia
Semoga cepat kau lupakan aku
Kekasih sejati mu
Takkan pernah sanggup untuk melupakanmu

Selamat tidur kasih tak terungkap
Oh... Sephia
Semoga kau lupakan aku cepat
Kekasih sejati mu
Takkan pernah sanggup untuk meningggalkanmu

Hey Sephia
Jangan pernah panggil namaku
Bila kita bertemu lagi di lain hari
Hadapilah ini
Kisah kita takkan abadi