Monday, November 21, 2011

BIOSTATISTIK

•  Pengertian Statistika 

Definisi Statistik

Statistik adalah kumpulan data yang bisa memberikan gambaran tentang suatu keadaan 

Definisi Statistika

Statistika adalah ilmu yang mempelajari statistik, yaitu ilmu yang mempelajari bagaimana caranya mengumpulkan data, mengolah data, menyajikan data, menganalisis data, membuat kesimpulan dari hasil analisis data dan mengambil keputusan berdasarkan hasil kesimpulan.
 

Pembagian Statistika

1. Statistika Deskriptif
Statistika deskriptif adalah statistika yang mempelajari bagaimana caranya mengumpulkan data, mengolah data, menyajikan data, menganalisis data
2. Statistika Induktif (Inferens)
Statistika inferens adalah statistika yang mempelajari bagaimana caranya mengumpulkan data, mengolah data, menyajikan data, menganalisis data, membuat kesimpulan dan mengambil keputusan
 

Kegunaan Statistika

Statistika dipelajari di berbagai bidang ilmu karena statistika adalah sekumpulan alat analisis data yang dapat membantu pengambil keputusan untuk mengambil keputusan berdasarkan hasil kesimpulan pada analisis data dari data yang di kumpulkan. Selain itu juga dengan statistika kita bisa meramalkan keadaan yang akan datang berdasakan data masa lalu.
 

•  Populasi dan Sampel

Definisi Populasi
Populasi adalah keseluruhan dari objek penelitian
 
Definisi Sampel
Sampel adalah bagian dari populasi
 
Sampel yang baik adalah sampel yang representatif, yaitu sampel yang dapat mewakili populasinya. Agar representatif, maka pengambilan sampel dari populasi harus menggunakan teknik pengambilan sampel (sampling) yang benar.
 
Ada 2 teknik pengambilan sampel :
1. Teknik sampling berdasarkan peluang.
Teknik sampling berdasarkan peluang adalah sebuah teknik pengambilan sampel dimana setiap unit observasi dalam populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel.
Ada 3 teknik sampling berdasarkan peluang :
•  Sampling Acak Sederhana
Sampling acak sederhana adalah teknik pengambilan sampel dimana sampel diambil berdasarkan tabel bilangan acak
•  Sampling Klasifikasi
Sampling klasifikasi adalah sebuah teknik pengambilan sampel dimana populasi terlebih dahulu di bagi-bagi menjadi sub-sub populasi yang antar sub populasi homogen. Karena sub populasi homogen, salah satu sub populasi diambil sebagai sampel
•  Sampling Stratifikasi
Sampling stratifikasi adalah sebuah teknik pengambilan sampel dimana populasi terlebih dahulu di bagi-bagi menjadi sub-sub populasi yang antar sub populasi heterogen. Karena sub populasi heterogen, pada setiap sub polulasi ada yang diambil sebagai sampel

2. Teknik sampling tidak berdasarkan peluang
Teknik sampling tidak berdasarkan peluang adalah teknik pengambilan sampel dimana setiap unit observasi dalan populasi tidak mempunyai kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel.
Ada beberapa teknik sampling tidak berdasarkan peluang, diantaranya :
•  Teknik sampling convenience (seadanya)
•  Teknik sampling judgment (pertimbangan)
 
•  Karakteristik
 
Definisi Karakteristik
Karakteristik adalah ciri yang membedakan satu objek penelitian dengan objek penelitian yang lain.
 
Contoh : Jika kita mengamati pipa, maka karakteristik yang bisa kita lihat pada pipa adalah diameternya, ketebalan pipanya, warnanya dan sebagainya.
 
•  Variabel
 
Definisi Variabel
Variabel adalah karakteristik yang menghasilkan pengukuran
Contoh : Diameter pipa adalah variabel karena diameter bisa menghasilkan pengukuran.

Pembagian Variabel

Variabel dapat dibagi berdasarkan :
1. Bentuk
1. Kualitatif : 1. Dichotomous
Adalah variabel yang hasil pengukurannya bukan angka yang terdiri dari 2 katagori
Contoh : Jenis Kelamin
2. Polychotomous
Adalah variabel yang hasil pengukurannya bukan angka yang terdiri dari banyak katagori
Contoh : Pekerjaan
2. Kuantitatif :1. Diskrit
Adalah variabel yang hasil pengukurannya berbentuk angka dan merupakan bilangan diskrit
Contoh : Jumlah Barang
2. Kontinu
Adalah variabel yang hasil pengukurannya berbentuk angka dan merupakan bilangan kontinu
Contoh : Ketebalan Pipa
2. Fungsi
1. Bebas
Adalah variabel yang mempengaruhi variabel yang lain
2. Tak bebas
Adalah variabel yang di pengaruhi oleh variabel yang lain
3. Skala Pengukuran
1. Nominal
Adalah variabel yang hasil pengukurannya menghasilkan data yang nominal
Contoh : variabel Jenis Kelamin
2. Ordinal
Adalah variabel yang hasil pengukurannya menghasilkan data yang ordinal
Contoh : variabel Tingkat Pendidikan
3. Interval
Adalah variabel yang hasil pengukurannya menghasilkan data yang interval
Contoh : variabel Nilai
4. Rasio
Adalah variabel yang hasil pengukurannya menghasilkan data yang rasio
Contoh : variabel Jumlah
•  Data
  Definisi Data
Data adalah hasil pengukuran yang bisa memberikan gambaran suatu keadaan
 

Pembagian Data

Data dapat dibagi berdasarkan :
1. Bentuk
1. Kualitatif
Adalah data yang berbentuk bukan angka
2. Kuantitatif
Adalah data yang berbentuk angka
2. Skala Pengukuran
1. Nominal
Adalah data dimana angka hanya merupakan lambang
Contoh : pada variabel Jenis Kelamin : 1 untuk Laki-laki
2 untuk Perempuan
ket : orang yang mempunyai angka satu tidak lebih kecil dari pada orang yang memilih angka 2
2. Ordinal
Adalah data dimana angka selain sebagai lambang, juga menunjukkan urutan
Contoh : pada variabel Tingkat Pendidikan : 1 SD
2 SMP
3 SMU
4 PT
ket : orang yang mempunyai angka 1 mempunyai tingkat pendidikan yang lebih rendah dari pada orang yang mempunyai angka 2
3. Interval
Adalah data dimana angka adalah angka yang sebenarnya, tetapi tidak mutlak
Contoh : pada variabel Nilai
ket : orang yang mempunyai nilai 80 adalah dua kali lebih baik dari orang yang mempunyai nilai 40, tapi orang yang mempunyai nilai 0 belum tentu kosong
4. Rasio
Adalah data dimana angka adalah angka yang sebenarnya dan mutlak
Contoh : pada variabel jumlah : data yang dihasilkan adalah rasio
3. Jenis
1. Internal
Data internal adalah data yang diambil dari dalam tempat di lakukannya penelitian.
Contoh : Data penjualan perusahaan sendiri
2. Eksternal
Data eksternal adalah data yang diambil dari luar tempat di lakukannya penelitian.
Contoh : Data penjualan perusahaan lain untuk jenis produk yang sama dengan produk perusahaan kita
4. Sumber
1. Primer
Data primer adalah data yang di peroleh langsung dari sumbernya
Contoh : Data hasil kuesioner
2. Sekunder
Data sekunder adalah data yang di peroleh dari hasil pengumpulan orang lain
Contoh : Data yang diambil dari BPS
5. Waktu Pengumpulan
1. Data Cross-section (Acak)
Data acak adalah data yang di ambil pada satu waktu tertentu
Contoh : Jumlah produksi
2. Data Berkala
Data berkala adalah data yang di ambil pada interval waktu tertentu
Contoh : Jumlah produksi perhari selama bulan Januari 2008

Saturday, November 19, 2011

My Diary

19 Nov 2011
Kepala aku pusing... sakit yang jelas,,,, tenggorokan gag nyaman tubuh lemes.... tambah lagi aku meler,,,, yang lebih tepatnya aku lagi flu.... MENYEBALKAN.....

sekilas mengenai obat flu

Obat flu pada umumnya adalah obat tanpa resep dokter yang dapat diperoleh di apotek-apotek dan toko obat berizin. Obat flu umumnya merupakan kombinasi dari beberapa zat aktif, seperti kombinasi-kombinasi dari :
Analgesik/antipiretik + nasal dekongestan
Analgesik/antipretik + nasal dekongestan + antihistamin
Analgesik/antipiretik + nasal dekongestan + antihistamin + antitusif/ekspektoran
Berikut adalah zat aktif yang umumnya terdapat sebagai komponen obat flu : 

1. Analgesik dan antipiretik
Secara umum obat golongan ini mempunyai cara kerja obat yang dapat meringankan rasa sakit dan menurunkan demam. Zat aktif yang memiliki khasiat analgesik sekaligus antipiretik yang lazim digunakan dalam obat flu adalah : parasetamol.

2. Antihistamin
Antihistamin adalah suatu kelompok obat yang dapat berkompetisi melawan histamin, yaitu salah satu mediator dalam tubuh yang dilepas pada saat terjadi reaksi alergi. Zat aktif yang termasuk golongan ini antara lain klorfeniramin maleat, deksklorfeniramin maleat. 

3. Dekongestan hidung
Dekongestan hidung adalah obat yang mempunyai efek mengurangi hidung tersumbat. Obat-obat yang dapat digolongkan sebagai dekongestan hidung antara lain : fenilpropanolamin; fenilefrin, pseudoefedrin dan efedrin. 

4. Ekspektoran dan Mukolitik
Ekspektoran dan mukolitik digunakan untuk batuk berdahak, dimaksudkan untuk mempermudah pengeluaran dahak. Zat aktif yang termasuk ke dalam kelompok ini antara lain gliseril guaiakolat, ammonium klorida, bromheksin. 

5. Antitusif
Antitusif yaitu obat yang bekerja pada susunan saraf pusat menekan pusat batuk dan menaikkan ambang rangsang batuk. Zat aktif yang termasuk antitusif antara lain dekstrometorfan HBr dan difenhidramin HCl (dalam dosis tertentu).

Monday, September 12, 2011

Obat-obatan



TETESAN OKSITOSIN PADA PERSALINAN

 Tetesan oksitosin pada persalinan adalah pemberian oksitosin secara
tetes melalui infus dengan tujuan menimbulkan atau memperkuat his.
Indikasi pemberian oksitosin :1. Mengakhiri kehamilan, 2. Memperkuat kontraksi rahim selama persalinan.
Kontraindikasi pemberian oksitosin : induksi persalinan.
Cara pemberian oksitosin :
  1. Oksitosin tidak diberikan secara oral karena dirusak di dalam
  2. lambung oleh tripsin.
  3. Oksitosin diberikan secara bucal, nasal spray, intramuskuler, dan
    intravena.
  4. Pemberian oksitosin secara intravena (drips/tetesan) banyak
    digunakan karena uterus dirangsang sedikit demi sedikit secara kontinyu
    dan bila perlu infus dapat dihentikan segera.
  5. Pemberian tetesan oksitosin harus dibawah pengawasan yang cermat
    dengan pengamatan pada his dan denyut jantung janin.
Cara pemberian oksitosin dengan janin hidup :
  1. 5 IU oksitosin dalam 500 ml dekstrose 5%. Ini berarti 2 tetesan
  2. mengandung 1 mIU.
  3. Dosis awal 1-2 mIU (2-4 tetes) per menit.
  4. Dosis dinaikkan 2 mIU (4 tetes) per menit setiap 30 menit.
  5. Dosis maksimal 20-40 mIU (40-80 tetes) per menit.
Untuk meningkatkan keberhasilannya bisa dilakukan amniotomi, striping
of the membrane atau menggunakan balon kateter.
Cara pemberian oksitosin dengan janin mati

Teknik I :

  1.  Menggunakan 500 cc ringer laktat (1 botol).
  2. Mula-mula dipakai 10 IU oksitosin dalam 500 cc ringer laktat.
  3. Kecepatan tetesan 20 tetes per menit.
  4. Bila tidak timbul kontraksi yang adekuat, dosis dinaikkan 10 IU tiap
    30 menit tanpa mengubah kecepatan tetesan sampai timbul kontraksi yang
    adekuat dan ini dipertahankan.
  5. Dosis tertinggi yang dipakai 140 IU.
  6. Bila dengan jumlah cairan tersebut (500 cc ringer laktat) tidak
    berhasil maka induksi dianggap gagal.

Teknik II :

Botol I:
1. Mulai dosis 10 IU oksitosin dalam 500 cc ringer laktat.
2. Kecepatan 20 tetes per menit.
3. Bila tidak timbul kontraksi adekuat maka dosis dinaikkan 10 IU
setiap habis 100 CC tanpa mengubah kecepatan tetesan sampai timbul
kontraksi yang adekuat dan ini dipertahankan.
4. Dosis tertinggi yang dipakai dalam botol I 50 IU oksitosin. Bila
belum timbul kontraksi adekuat, langsung dilanjutkan dengan botol II.
Botol II :
1. Mulai dengan dosis 50 IU oksitosin dalam 500 cc ringer laktat.
2. Bila belum timbul kontraksi adekuat maka dosis dinaikkan 20 IU
setiap habis 100 cc tanpa mengubah kecepatan tetesan sampai timbul
kontraksi yang adekuat dan ini dipertahankan.
3. Dosis tertinggi yang dipakai dalam botol II adalah 130 IU oksitosin.
Bila setelah ke-2 botol tersebut kontraksi belum adekuat, induksi
dianggap gagal.
Untuk meningkatkan keberhasilan maka dianjurkan :
1. Pemasangan laminaria sebelumnya (dilatasi serviks).
2. Melakukan amniotomi (bila memungkinkan).
Bila gagal, penderita diistirahatkan dan induksi diulangi lagi keesokan
harinya.
Tetesan oksitosin dosis rendah : persiapan maupun cara pemberian sama
dengan tetesan oksitosin dosis tinggi (teknik I), hanya disini dimulai
dengan dosis oksitosin 5 IU dan bila tidak timbul kontraksi yang
adekuat, dosis dinaikkan 5 IU setiap 30 menit, maksimal 70 IU.
Bila ditemukan water intoxication dengan gejala-gejala seperti
kebingungan, stuporous, kejang dan koma maka tindakan-tindakannya :
- Tetesan segera dihentikan.
- Mengusahakan diuresis secepat dan sebanyaak mungkin.
Sebelum melakukan pemberian tetesan oksitosin terutama pada janin mati
perlu dilakukan pemeriksaan proses pembekuan darah

Tuesday, July 19, 2011

Are You Realy the One
Saat pertama ku jumpa dirimu
Kau sendiri disudut keramaian
Diantara semua yang ada
Hanya kau yang membuatku terpana
*
Semua rasa menjadi satu
Dan jantungku berdetak lebih cepat
Ku tak kuasa menahan gejolak
Cinta pada pandangan pertama
When I closed my eyes
I can get you adopt my mind
Now in my heart
Reff:
Ingin aku mengenalmu saat ini
Ingin menyapamu tapi aku malu
Dan kini hatiku mulai bertanya
Are you really the one
I’ve been searching for
Back to *, Reff:
Tiba-tiba ada yang menghampirimu
Ternyata kau pacar sahabatku
Hancurlah semua harapanku
But you’re still be the one
I’ve been searching for

Krisdayanti

Aku Wanita Biasa
Aku ini wanita biasa
Bisa sakit luka karena cinta
Dingin sepi kerap menyapa
Air mata jatuh lukisan raga
Kadang ku kuat setegar karang
Kadang ku rapuh lemah liar merana
[chorus1]
Maafkan aku bila hasratku keliru
Sulut gairah jiwamu
Ku yang dosakan cinta kekasih
Maafkan aku bila hasratku keliru
Sulut gairah jiwamu
Ku yang dosakan cinta kekasih hatiku
Kekasih hatiku maafkan aku
Aku wanita biasa
Dingin sepi kerap menyapa
Air mata jatuh lukisan raga
Kadang ku kuat setegar karang
Kadang ku rapuh lemah liar merana
[chorus2]
Maafkan aku bila hasratku keliru
Sulut gairah jiwamu
Ku yang dosakan cinta kekasih
Maafkan aku bila hasratku keliru
Sulut gairah jiwamu
Ku yang dosakan cinta kekasih
Hatiku… maafkan aku..

Sheila on seven

Berharap
Aku tak percaya lagi
Dengan apa yang kau beri
Aku terdampar disini
Tersudut menunggu mati
Aku tak percaya lagi
Akan guna matahari
Yang dulu mampu terangi
Sudut gelap hati ini
Aku berhenti berharap
Dan menunggu datang gelap
Sampe nanti suatu saat
Tak ada cinta kudapat
Kenapa ada derita
Bila bahagia tercipta
Kenapa ada sang hitam
Bila putih menyenangkan
ha… ha…
Reff :
Aku pulang….
Tanpa dendam….
Ku terima… kekalahanku…
Aku pulang…
Tanpa dendam…
Kusalut kan .. kemenanganmu…
wow..
Kau ajarkan aku bahagia
Kau ajarkan aku derita
Kau tunjukkan aku bahagia
Kau tunjukkan aku derita
Kau berikan aku bahagia
Kau berikan aku derita..
[female vocal]
ha.. ha.. ha…
[duta]
Aku pulang….
Tanpa dendam….
Ku terima… kekalahanku…
[female vocal]
Rebahkan kalbumu
Lepaskan perlahan
Kau akan mengerti
Semua..
[duta]
Aku berhenti berharap
Dan menunggu datang gelap
Sampai nanti suatu saat
Tak ada cinta kudapat..

Sephia
Hey Sephia
Malam ini ku takkan datang
Mencoba berpaling sayang
Dari cintamu

Hey Sephia
Malam ini ku takkan pulang
Tak usah kau mencari aku
Demi cintamu
Hadapilah ini
Kisah kita takkan abadi

Selamat tidur kekasih gelapku
Oh... Sephia
Semoga cepat kau lupakan aku
Kekasih sejati mu
Takkan pernah sanggup untuk melupakanmu

Selamat tidur kasih tak terungkap
Oh... Sephia
Semoga kau lupakan aku cepat
Kekasih sejati mu
Takkan pernah sanggup untuk meningggalkanmu

Hey Sephia
Jangan pernah panggil namaku
Bila kita bertemu lagi di lain hari
Hadapilah ini
Kisah kita takkan abadi