Tuesday, March 3, 2015

Perjalanan Ku Menuju Pernikahan

Memiliki pendamping hidup adalah keinginan lumrah bagi setiap makhluk di bumi ini, begitu pun diriku.
Saat ini, aku tengah menjalani proses nikah Batalyon. Kenapa nikah Batalyon? bukan kah cukup dengan akad dan resepsi?! Ya, calon suamiku adalah seorang Tentara. oleh karena itu, sesuai dengan peraturan di TNI,seorang prajurit menikah berdasarkan ketentuan yang berlaku di TNI.

My lucky days ^_^ *_*

^_^ *_*
Hari-hari dengan harapan-harapan tak tentu tapi pasti...
Minggu ini aku lagi nyiapin mental buat ngadep ke komandan calon suamiku....
start Selasa, 10 Februari 2015 sampai sekarang Rabu, 04 Maret 2015. Alhamdulillah, besok mulai menghadap.... ^_^
fyuuuh.... lelah....? bukan lelah sih... soalnya aku masih merasa senang... jadi, apa doooong? :D
kawaaan... tau ngga kamu, berapa banyak surat-surat yang harus disiapin termasuk legalisiran surat-surat berharga???? banyak bangeeeeeeuuuut...... tapi,,, ngga juga.... lumayan lah....
Nih, aku share,,, apa aja yang aku siapin buat persyaratan nikah kantor dengan prajurit TNI AD:
  1. Surat izin nikah
  2. Permohonan izin nikah
  3. SPPPA dari BINTAL (BINTALDAM)
  4. Surat pernyataan tidak cerai
  5. Surat keterangan personalia
  6. Surat kesanggupan calon isteri
  7. Surat persetujuan orang tua
  8. Surat keterangan kesehatan dari KESDAM
  9. Surat keterangan belum nikah dari Desa
  10. Surat keterangan berdomisili dari Desa
  11. Surat keterangan kelakuan baik calon isteri (POLRES), Photo copy 9 Lb (legalisir)
  12. Surat keterangan kelakuan baik Ayah (POLRES), Photo copy 9 Lb (legalisir)
  13. Surat keterangan kelakuan baik Ibu (POLRES) , Photo copy 9 Lb (legalisir)
  14. Surat bersih diri calon isteri dan orang tua dari KORAMIL
  15. Ijazah terakhir calon isteri, Photo copy 9 Lb (legalisir)
  16. Akta kelahiran calon isteri, Photo copy 9 Lb (legalisir)
  17. LITPERS dari SINTEL (SINTELDAM)
  18. Photo 6x9 berdampingan (berwarna) calon suami sebelah kanan 10 Lb
  19. Photo 4x6 calon suami sendiri memkai pakaian PDH (Berwarna) 5 Lb
  20. Photo 4x6 calon isteri memakai pakaian PERSIT tanpa lencana (berwarna) 5 Lb
  21. Photo copy KTP calon isteri (legalisir)  9 Lb
  22. Photo copy KTP Ayah (legalisir)  9 Lb
  23. Photo copy KTP Ibu (legalisir)  9 Lb
  24. Map kuning 8 buah
  25. N1, N2, N4 dari Desa.
Walaupun terasa lelah, tapi semuanya menyenangkan... apa lagi setiap langkah didampingi calon imam....
Subhannallah,,, kebahagian berlimpah... Aamiin...


Rencananya besok 05 Februari 2015, aku dan calon suamiku akan menghadap ke komandan... dan kepala-kepala lainnya di kesatuan yang harus kami hadapi.
Ya Allah... lancarkan lah semuanya..... Aamiin, aku serahkan semuanya padaMu...

see you next post... ^_^


Wednesday, August 20, 2014

Belanja Buku Kesehatan

Rajin-rajinlah membaca jika kamu ingin menjadi orang yang super tahu......
Ok, kawan..... aku cuman mau nawarin buku-buku kesehatan aja... kalo temen-temenku ini mau gampang dapetin buku dengan harga pas, bisa posting disini...

Saturday, June 14, 2014

Subhannallah... udah lama banget aku ngga nongkrongin ini blog..
apa boleh buat, ini semua terjadi karena kekurangan dan keterbatasanku...
Tapi ya sudah lah.... yang penting sekarang udah bisa lagi berlayar di sini... wkwkwkwk... :-D

Thursday, June 28, 2012

POKSI BIDAN


Poksi bidan
1.          Melakysanakan askeb pada ibu hamil
2.          Melakukan asuhan fisiologi pada bulin (PNC)
3.          Menyelenggarakan pelayan terhadap BBL
4.          Mengupayakan kerja sama kemitraan dengan dukun bersalin di wiljaPKM
5.          Memberikan edukasi melalui penyuluhan kespro dan kebidanan
6.          Melaksanakan pelayanan KB pada WUS
7.          Melakukan pelacakan dan pelayanan rujukan pada bumil risti
8.          Mengupayakan diskusi audit maternal perinatal atau AMP bila ada kasus kematian ibu dan bayi
9.          Melaksanakanan mekanisme pencatatan dan pelaporan terpadu pelayanan PKM

Friday, June 15, 2012

menyambut datangMU

bulan lebih baik dari seribu bulan.....
beberapa puluh hari lagi bulan yang ditunggu-tunggu Umat Muslin akan tiba....

Distosia karena Kelainan Letak dan Bentuk Janin

Posisi oksiput posterior persistens
Etiologi: (Sarwono, 2007: 595 - 597)
  1. posisi oksiput posterior persistens
  2. otot-otot dasar panggul
  3. kepala janin yang kecil dan bulat  
Mekanisme Persalinan:
persalinan pada  posisi oksiput posterior persistens dapat berlangsung spontan dengan syarat hubungan antara panggul dengan kepala janin cukup longgar. kepala janin akan lahir dengan muka dibawah simfisis.
mekanismenya yakni: kepala mencapai dasar panggul dan ubun-ubun besar (sebagai hipomoklion) berada dibawah simfisis, oksiput akan lahir melalui perineum, diikuti bagian kepala lainnya. kelahiran janin dengan ubun-ubun kecil dibelakang akan menyebabkan kerusakan pada vagina dan perineum karena regangan yang berlebih yang disebabkan kepala janin yang sudak fleksi maksimal tidak dapat menambak fleksinya lagi. terkadang fleksi kepala tidak dapat maksimal, hingga kepala lahir melalui pintu bawah panggul dengan sirkumferensia fronto-oksipitalis yang lebih besar dibandingkan dengan sirkumferensia suboksipito-breghmatika.

Prognosis:
persalinan umumnya berlangsung lama, kemungkinan terjadi kerusakan jalan lahir lebih besar, kematian perinatal lebih tinggi bila dibandingkan dengan keadaan ubun-ubun kecil berada didepan.

Penanganan:
Jangan sendiri, lakukan kolaborasi dengan tenaga medis lain.
dalam menghadapi persalinan dengan ubun-ubun kecil di belakang sebaiknya dilakukan pengawasan persalinan dengan harapan terjadi persalinan spontan. tindakan untuk mempercepat persalinan di lakukan jika kala II terlalu lama (ingat teori lama kala II pada primi, multi, grande) atau terjadi tanda bahaya pada janin.
ekstrasi cunam lebih mudah jika ubun-ubun kecil berada di depan maka pastikan apakah ubun-ubun kecil dapat diputar ke depan dengan tangan penolong yang dimasukan ke dalam vagina tau oleh cunam. jika sulit, lakukan episiotomi medio lateral yang cukup luas.
Pada presentasi belakang kepala, kadang kala II mengalami kemacetan dengan kepala janin berada di dasar panggul dan posisi ubun-ubun kecil melintang. keadaan ini dinamakan posisi lintang tetap rendah (deep transverse arrest). 


Presentasi Puncak Kepala